PAMEKASAN,korantimes.com-Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan secara resmi menyatakan dukungan penuh terkait pengisian kekosongan 117 kepala sekolah dasar.
Sebelumnya, Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, SH., M.Si, telah memberikan ultimatum kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Pamekasan untuk segera menuntaskan kekosongan jabatan di 117 Kepala Sekolah Dasar (SD) di seluruh wilayah Pamekasan.
Moh. Subhan, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan, menyatakan kekosongan posisi pemimpin di 117 satuan pendidikan tingkat dasar bukanlah perkara sepele. Kepala sekolah adalah lokomotif utama dalam menentukan arah kebijakan, manajemen sekolah, peningkatan mutu guru, hingga keberhasilan implementasi kurikulum.
“Membiarkan posisi ini kosong terlalu lama tanpa pejabat definitif berpotensi besar mengganggu stabilitas belajar-mengajar dan menurunkan mutu pendidikan dasar di Pamekasan. Oleh karena itu, ketegasan Bupati adalah angin segar sekaligus alarm pengingat bahwa urusan pendidikan anak bangsa tidak boleh ditunda-tunda,”ungkap Moh. Subhan. Rabu (03/06/2026).
Pihaknya, menyatakan bahwa Kadisdikbud Pamekasan saat ini, Basri Yulianto, SH, M.Si, memiliki latar belakang sebagai mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag). Gaya kepemimpinan yang biasa bersentuhan dengan penataan regulasi yang dinamis—seperti mengatur tata kelola lapak pasar—seharusnya menjadi modal kuat.
“Pengalaman manajerial tersebut diharapkan membawa ketegasan, kecepatan, dan ketepatan eksekusi dalam membenahi “lapak-lapak” birokrasi pendidikan yang saat ini sedang mengalami kekosongan,”tukasnya.
Pendidikan, kata Moh. Subhan, adalah pilar masa depan Pamekasan. Jika tata kelola pasar saja bisa diatur dengan tertib, maka menata struktur kepala sekolah demi masa depan generasi muda seharusnya bisa diselesaikan dengan komitmen yang lebih tinggi.
Mantan aktivis PMII Pamekasan tersebut, mengatakan Bupati telah memberikan tenggang waktu yang sangat rasional, yakni 6 bulan ke depan, dengan target penyelesaian total pada awal tahun 2027.
“Waktu setengah tahun ini adalah kesempatan emas sekaligus ruang pembuktian bagi Saudara Basri Yulianto untuk menunjukkan kredibilitas, kapabilitas, dan loyalitasnya dalam menerjemahkan visi-misi pendidikan Bupati Pamekasan,”urainya.
Sebagai mitra strategis pemerintah di bidang pendidikan, Dewan Pendidikan Pamekasan akan mengawal ketat jalannya proses ini selama 6 bulan ke depan.
“Kami siap memberikan masukan, pertimbangan, dan pengawasan agar amanah dari Bupati Pamekasan dapat tuntas dengan bersih, cepat, dan tepat demi kemajuan pendidikan di Bumi Gerbang Salam,” Tegas Moh. Subhan.
Selanjutnya, Dewan Pendidikan Pamekasan mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera melakukan langkah-langkah strategis diantaranya;
Akselerasi Proses Seleksi
Mempercepat proses pemetaan potensi, penilaian, dan administrasi bagi calon kepala sekolah yang memenuhi syarat tanpa mengurangi aspek kualitas.
Transparansi dan Objektivitas
Memastikan pengisian 117 kepala SD ini bersih dari intervensi politik praktis dan murni berbasis kompetensi serta integritas.
Evaluasi Berkala
Memanfaatkan sisa waktu 6 bulan ini secara efektif dengan melakukan progres mingguan yang terukur.
