PAMEKASAN,korantimes.comAkademisi dan praktisi (Pengacara) spesialis hukum pidana, Ribut Baidi menyatakan prihatin dengan kejadian pembunuhan di Kabupaten Pamekasan. Hanya selang dua hari, ada pembunuhan di daerah Batumarmar dan di daerah Kota Pamekasan.

Pembunuhan terjadi Kamis malam (6/11/2025) seorang laki-laki inisial M (36), di Desa Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan.

Sedangkan korban tawuran antar pemuda terjadi di depan Masjid Agung Asy-Syuhada Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Korban yang meninggal bernama Warisol Rosdi umur 27 tahun Desa Teja Barat.

“Tentu, ini menjadi perhatian serius semua pihak, terutama Polres Pamekasan untuk selalu sigap dan lebih meningkatkan program Kamtibmas di Bumi Gerbang Salam ini,” Ungkap Ribut. Minggu (09/11/2025).

Menurutnya, kerjasama yang sinergis antara aparat kepolisian dengan masyarakat adalah kunci utama untuk mencegah adanya tindakan kriminal dan tindakan kejahatan lainnya agar di Kabupaten Pamekasan ini aman, damai, dan kondusif.

Dia juga berharap, Polres Pamekasan melalui jajaran terkait lebih meningkatkan operasi senjata tajam (Sajam) dan senjata api (Senpi) demi mencegah adanya tindakan pelanggaran hukum dan tindakan yang tidak diinginkan lainnya.

Selain itu, dia berharap ke depan ada gerakan doa dan shalawat bersama untuk Bumi Gerbang Salam serta himbauan tentang kepatuhan terhadap hukum dan peningkatan hubungan sosial kemasyarakatan.

“Intinya, masyarakat dan aparat kepolisian harus bersama-sama mencegah munculnya kejahatan dan tindakan yang merugikan,”Ungkap, Dosen Ilmu Hukum Pidana Universitas Islam Madura (UIM) tersebut.