PALANGKA RAYA,korantimes.com— Anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Andina Thresia Narang, B.Comm, melaksanakan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Senin, 22 Juni 2026.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Penguatan Demokrasi Substansial dan Etika Berbangsa”, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya demokrasi yang tidak hanya berorientasi pada proses politik, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kebangsaan, etika, tanggung jawab, serta kepentingan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Andina menekankan bahwa demokrasi harus hadir dan dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Demokrasi, menurutnya, tidak semata-mata berbicara mengenai pemilu atau mekanisme pergantian kepemimpinan, tetapi juga menyangkut bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi, menyampaikan aspirasi, memperoleh keadilan, serta ikut mengawal kebijakan publik.

“Demokrasi yang substansial adalah demokrasi yang mampu menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan bahwa suara tersebut menjadi bagian dari proses pengambilan kebijakan. Karena itu, demokrasi harus berjalan beriringan dengan etika, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan,” ujar Andina.

Ia juga mengajak masyarakat Kalimantan Tengah untuk terus menjaga budaya dialog dan gotong royong dalam menghadapi berbagai perbedaan. Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati dan mengedepankan kepentingan bersama.

“Perbedaan pilihan politik maupun pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Yang tidak boleh hilang adalah persaudaraan, etika dalam menyampaikan pendapat, serta komitmen kita untuk menjaga persatuan Indonesia,” tambahnya.

READ  Masyarakat Adat Masukih Desak Pemerintah Hentikan Penambangan Emas Ilegal di Hutan Adat Kalimantan Tengah

Dalam forum tersebut, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pandangan, masukan, serta aspirasi yang berkaitan dengan kehidupan sosial, pemerintahan, pembangunan daerah, hingga tantangan dalam kehidupan demokrasi.

Andina menyampaikan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan masukan penting yang akan menjadi bagian dari pelaksanaan tugasnya sebagai anggota MPR RI, khususnya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah.

Ia berharap kegiatan penyerapan aspirasi tidak berhenti sebagai forum dialog, tetapi dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan lembaga perwakilan negara.

“Bagi saya, menyerap aspirasi berarti mendengar secara langsung apa yang dirasakan masyarakat. Aspirasi tersebut harus kita kawal agar dapat menjadi masukan dalam proses kebijakan dan pembangunan. Masyarakat bukan hanya objek pembangunan, tetapi merupakan bagian penting dalam menentukan arah pembangunan bangsa,” tegas Andina.

Kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat di Palangka Raya ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.

Melalui penguatan demokrasi yang substansial dan etika berbangsa, Andina berharap masyarakat Kalimantan Tengah dapat terus menjadi bagian aktif dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat, inklusif, bermartabat, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.