JAKARTA,korantimes.com-Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatan dan estetika gigi terus mengalami peningkatan secara signifikan, dilansir dari Media Indonesia. Perawatan veneer gigi kini menjadi salah satu tren utama yang dinilai lebih praktis dibandingkan perawatan ortodontik lainnya.

Lapisan tipis berbahan porcelain atau komposit tersebut digunakan untuk merapikan gigi sekaligus memberikan tampilan putih yang alami. Banyak figur publik memilih metode ini sebagai solusi instan demi menunjang kepercayaan diri.

Co-Founder dan Chief Marketing Officer VINIR, drg. Deviana Maria Anastasia, mengungkapkan bahwa minat masyarakat dipicu oleh kebutuhan akan solusi estetika yang tetap aman bagi gigi asli. Ia menyebut senyum indah kini dianggap sebagai investasi jangka panjang.

“Untuk veneer gigi, sekarang trennya natural looking smile. Jadi, pasien mau bentuk gigi yang proporsional dengan wajah dan warna yang cerah, sehingga hasilnya senyuman terlihat sehat dan natural,” ujar drg. Deviana.

Manfaat ini dirasakan langsung oleh Puteri Indonesia 2026 & Miss Supranational Indonesia 2026, Agnes Rahajeng. Ia sebelumnya mengalami masalah struktur gigi tidak rata dan bercak putih akibat kelebihan mineral yang tidak bisa diatasi dengan bleaching biasa.

“Dulu gigi aku sempat gak rata dan banyak bercak putihnya. Kata dokter gigi, walaupun di-bleaching, warnanya tidak akan balik seperti semula, jadi solusi terbaiknya adalah veneer. Hasilnya di VINIR bahkan lebih baik dari yang aku bayangkan dan prosesnya tidak sakit,” ungkap Agnes.

READ  Profil Pangaranto Toba alias Acho Pardosi: Konten Kreator Serba Bisa dengan Banyak Bakat

VINIR membedakan diri dari klinik konvensional dengan mengusung prosedur tanpa kikis. Prosedur ini memungkinkan struktur gigi asli pasien tetap utuh 100% sehingga meminimalisir risiko kerusakan enamel permanen serta rasa sensitif.

Selain Agnes Rahajeng, publik figur lain seperti Patricia Devina dan Jill Gladys juga mempercayakan perawatan estetika mereka di klinik tersebut. Jill Gladys menekankan pentingnya berkonsultasi dengan dokter untuk menyesuaikan warna veneer dengan warna bola mata agar hasilnya presisi.

Tips Perawatan Jangka Panjang
Meskipun menggunakan material tahan lama, drg. Deviana mengingatkan bahwa perawatan pascapemasangan sangat krusial. Kedisiplinan menjaga kebersihan dapat membuat veneer bertahan hingga lebih dari 10 tahun.

Beberapa langkah perawatan yang disarankan meliputi pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Pasien juga dianjurkan menyikat gigi dua kali sehari dan menggunakan benang gigi (dental floss).

Selain itu, hindari kebiasaan menggigit benda keras atau mengonsumsi makanan yang terlalu lengket. Menjaga kebersihan sela-sela gigi juga penting untuk mencegah penumpukan plak yang memicu bau mulut.

“Di VINIR, pemasangan dilakukan oleh dokter gigi profesional yang tersertifikasi secara digital, sehingga aspek higienitas dan teknik pemasangan sangat terjaga untuk memastikan kenyamanan pasien dalam jangka panjang,” tutup drg. Deviana.