PAMEKASAN,korantimes.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (BEM FIA) Universitas Madura resmi membuka Gebyar Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (GEMA FIA) 2026 melalui Opening Ceremony yang dirangkai dengan Seminar Nasional bertema “Revitalisasi Peran Mahasiswa dalam Sistem Demokrasi dan Sistem Politik di Indonesia” di Aula Lab Bersama Lantai 3 Universitas Madura, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari mahasiswa serta civitas akademika yang hadir. Seminar nasional menghadirkan anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jawa Timur XI Madura, Hj. Ansari, S.Pd.I., sebagai keynote speaker.

Acara itu juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Universitas Madura ke-48. Selain seremoni pembukaan, seminar nasional menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk memperkuat pemahaman terkait peran strategis generasi muda dalam menjaga demokrasi dan kehidupan politik di Indonesia.

Ketua panitia yang diwakili Moh. Sahrul Layali selaku Wakil Gubernur BEM FIA UNIRA menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, GEMA FIA diharapkan menjadi wadah pengembangan wawasan, kreativitas, serta kepedulian mahasiswa terhadap kampus dan bangsa.

“Semoga kegiatan ini mampu meningkatkan semangat mahasiswa untuk terus berkembang serta memiliki kepedulian terhadap Universitas Madura dan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur BEM FIA UNIRA menilai tema seminar sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen perubahan sekaligus pengawal demokrasi.

READ  Sinergi Mahasiswa dan Pemkab: KKN Posko 09 Dukung Program Jumat Bersih Sehat Bupati Pamekasan

Ia pun mengajak mahasiswa untuk tetap aktif, kritis, dan tidak kehilangan idealisme dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Madura, Dr. Fajar Surahman, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kesadaran sosial dan politik yang baik.

Apresiasi serupa juga disampaikan Rektor Universitas Madura kepada BEM FIA UNIRA yang dinilai ikut berkontribusi memeriahkan Dies Natalis kampus melalui berbagai kegiatan positif dan edukatif.

Dalam pemaparannya, Hj. Ansari menegaskan revitalisasi peran mahasiswa dalam sistem demokrasi dan politik harus diwujudkan melalui sikap aktif, kritis, serta didukung data dan kajian yang tepat.

“Mahasiswa tidak cukup hanya turun ke jalan, tetapi juga harus mampu menyampaikan aspirasi secara bijak, terarah, dan berdasarkan fakta,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin menyadari perannya sebagai generasi penerus bangsa yang mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan demokrasi dan kemajuan Indonesia.