JAKARTA,korantimes.com-Sejumlah pemuda mengatasnamakan Ikatan Keluarga Mahasiswa Madura (IKMM) Jakarta mendatangani Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (26/2/2026).

Mereka melakukan aksi demonstrasi dan menyampaikan tuntutan untuk melakukan evaluasi dan reformasi struktural terhadap jajaran Polres Sampang, Madura.

Menurut koordinator aksi, Mohammad Ali, menyampaikan bahwa ada dugaan oknum anggota Polres Sampang yang terlibat dalam bisnis rokok ilegal dan dugaan pungli dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Polres Sampang sedang dilanda prahara masalah serius dan ini menyangkut tugas dan fungsi aparat sebagai penegak hukum,” kata Ali dalam orasinya.

“Ada dugaan oknum polisi di Polres Sampang memiliki bisnis rokok ilegal dan adanya dugaan pungli dalam pembuatan SIM,” lanjutnya.

Keterlibatan oknum Polres dalam bisnis rokok ilegal telah mencoreng citra baik instenasi kepolisian.

“Polisi seharusnya ikut memberantas rokok ilegal bukan malah menjadi bagian yang memproduksi,” jelasnya.

Selain itu, IKMM menyoroti soal ada dugaan pungli pembuatan SIM yang hingga sekarang tidak bisa diberantas.

“Sudah bukan rahasia umum bahwa di Polres Sampang dalam pembuatan SIM terindikasi selalu ada pungli yang sangat merugikan masyarakat,” ucapnya.

Karena itu, IKMM memastikan akan terus mengawal hingga ada tindakan nyata dalam meroformasi strukturan di jajaran Polres Sampang.

“Harus segera copot Kapolres Sampang karena gagal memberikan arahan dan mentoring terhadap anak buahnya sehingga melanggar aturan dengan indikasi memiliki bisnis rokok ilegal dan pungli pembuatan SIM,” tuturnya.

READ  Langkah Peduli untuk Papua, Presiden Prabowo Lantik Pengurus Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua

“Usut oknum anggota Polres Sampang yang memiliki bisnis rokok ilegal dan berantas pungli Pembuatan SIM,” tandasnya.