Jakarta, korantimes.com– Ikatan Keluarga Mahasiswa Madura (IKMM) Jakarta melakukan aksi demonstrasi di depan Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (25/2/2026). Mereka meminta Mabes Polri turun ke Kabupaten Sumenep untuk memberantas peredaran rokok ilegal yang diduga diproduksi oleh pabrik milik Haji Mukmin.

Koordinator aksi, Gozali Mohammad, menyatakan bahwa produksi rokok ilegal di Sumenep tidak ditindak tegas oleh Polres Sumenep karena ada dugaan aliran dana pengamanan.

“Mabes Polri harus turun tangan, ini menyangkut integritas instansi Polres Sumenep yang diduga mendapat aliran dana pengamanan dari produksi rokok ilegal,” kata Gozali dalam orasinya.

Gozali juga menyebutkan sejumlah nama merek rokok ilegal diduga milik Haji Mukmin yang sudah lama diproduksi tanpa tindakan hukum. “Ada rokok Gico, Dubai, Exo dan Fantastic,” terangnya.

Perlu diketahui bahwa produksi dan peredaran rokok ilegal merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, yang dapat merugikan negara hingga miliaran rupiah. Rokok ilegal juga tidak memenuhi standar kesehatan dan keamanan, sehingga dapat membahayakan konsumen.

“Undang-undang sudah dikangkangi untuk menumpuk pundi-pundi kekayaan,” jelasnya.

Segala bentuk pelanggaran kata Gozali, apalagi merugikan negara, harus ada tindakan jelas dan proses hukum sampai ke akar-akarnya.

Aksi demonstrasi ini merupakan bentuk kepedulian IKMM Jakarta terhadap peredaran rokok ilegal di Sumenep yang merugikan negara dan masyarakat. Mereka berharap Kapolri Listyo Sigit Prabowo dapat menindaklanjuti kasus ini dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam produksi rokok ilegal.

READ  Serahkan Surat Kepercayaan, Para Dubes Tekankan Penguatan Kerja Sama Bilateral

“Kapolri jangan biarkan institusi tercederai dengan oleh oknum Polres Sumenep yang diduga membekingi produksi rokok ilegal,” tegasnya.

Dalam aksinya, IKMM Jakarta juga meminta kepada pemerintah untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap produksi rokok ilegal, serta memberikan sanksi yang tegas kepada pihak-pihak yang terlibat. Mereka juga berharap agar masyarakat dapat lebih waspada dan tidak membeli rokok ilegal.

Aksi demonstrasi ini berlangsung dengan damai dan tertib, dengan pengawalan dari pihak kepolisian. IKMM Jakarta berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan meminta Mabes Polri untuk segera mengambil tindakan.