PAMEKASAN,korantimes.com- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan, melaksanakan kegiatan preemtif bertajuk ‘Polantas Menyapa’ di sejumlah lokasi troublespot yang rawan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan dengan menempatkan personil di beberapa titik rawan seperti persimpangan jalan, kawasan padat aktivitas masyarakat hingga jalur dengan tingkat pelanggaran cukup tinggi.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Pamekasan, IPDA Dedy Dwi Purnomo, menyampaikan kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Beberapa personil, kata IPDA Dedy Dwi Purnomo, melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta memberikan imbauan langsung bagi pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas.

“Kegiatan Preemtif Polantas merupakan upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini,”tukasnya.

Melalui kegiatan Polantas Menyapa di lokasi troublespot ini, kata IPDA Dedy Dwi Purnomo, mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama, bagi bagi pengendara pribadi maupun orang lain.

Selain sosialisasi maupun pengaturan lalu lintas, pihkanya juga mengingatkan pengendara untuk selalu tertib berlalu lintas. Di antaranya dengan selalu menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

“Adanya kegiatan ini, tentu kami sangat berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas dan situasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Pamekasan tetap aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

READ  Achmadi Bakal Calon Bupati Pamekasan Bersama JLB Santuni Puluhan Anak Yatim

Tidak hanya itu, pihaknya juga sangat berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.

“Kita harapkan kegiatan ini dapat mencegah pelanggaran dan kecelakaan, menumbuhkan disiplin dan tanggungjawab pengguna jalan, guna mewujudkan kamseltibcarlantas, sekaligus membangun kemitraan bersama masyarakat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas,” pungkasnya.