PAMEKASAN,korantimes.com-Harga garam di Pamekasan,Madura merangkak naik. Dari sebelumnya Rp150 ribu, kini dibanderol menjadi Rp180 ribu per karung.

Anam, salah satu petani Garam Desa Lembung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan menyampaikan kenaikan harga akibat cuaca yang beberapa bulan terakhir terus diguyur hujan.

“Cuaca tidak menentu pada tahun ini membuat hasil produksi garam di wilayah Pamekasan menurun dibandingkan tahun lalu. Sementara permintaan pasar tetap tinggi,” Ungkap Anam. Sabtu (13/12/2025).

Mengacu pada kondisi harga saat ini, menurut Anam sangat menguntungkan petani. Bahkan diklaim sudah sesuai dengan biaya dan tenaga yang dihabiskan selama proses produksi.

Dalam waktu dekat ini, ia berencana akan mulai menggarap lahan tambak garam. Dengan harapan didukung terik matahari yang maksimal, agar tingkat keasinan air laut semakin tinggi.

“Misal terik mataharinya bagus, kita bisa hasilkan garam dengan kualitas baik,” tandasnya.