JAKARTA,korantimes.com-Nama Ginka Febriyanti Ginting menjadi sorotan publik usai ditetapkan sebagai Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare), anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang ritel energi.
Penunjukan tersebut ramai diperbincangkan lantaran Ginka sebelumnya sempat dikaitkan dengan polemik aksi demonstrasi yang disebut sebagai koordinator demo bayaran.
Perhatian publik semakin besar karena Ginka merupakan salah satu komisaris termuda di lingkungan anak usaha BUMN.
Berdasarkan susunan terbaru dewan komisaris yang dipublikasikan Pertamina Retail, ia mendampingi Komisaris Utama Lia Itok Garbianto bersama Komisaris Devi Taurisa.
Nama Ginka sebelumnya mencuat setelah mengaku sebagai Koordinator Nasional Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (BISON) Indonesia.
Dalam sebuah pernyataan pada Agustus 2025, ia mengaku mengoordinasikan sekitar 70 orang untuk mengikuti aksi demonstrasi.
Pengakuan tersebut kemudian memicu tudingan mengenai adanya aksi demo berbayar dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Meski demikian, isu tersebut tidak menghalangi langkah Ginka untuk masuk ke jajaran komisaris salah satu anak usaha Pertamina. Penunjukannya pun memunculkan beragam respons, mulai dari dukungan terhadap hadirnya figur muda hingga kritik yang mempertanyakan rekam jejak dan kapasitasnya.
Ginka diketahui berasal dari Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi hingga jenjang magister dan lebih dikenal melalui aktivitas organisasi dibandingkan karier profesional di sektor korporasi. Karena itu, sorotan publik lebih banyak tertuju pada perjalanan organisasi dan pengalaman kepemimpinannya, bukan pada almamater tempat ia menempuh pendidikan.
Selama aktif berorganisasi, Ginka pernah dikaitkan dengan Aliansi Mahasiswa Nasional dan sejumlah organisasi kemahasiswaan. Ia juga dikenal sebagai tokoh di BISON Indonesia yang selama ini aktif mendukung berbagai agenda politik, termasuk memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 serta Andra Soni-Dimyati pada Pilgub Banten.
Hingga kini belum terdapat informasi resmi yang menunjukkan Ginka sebagai pengurus ataupun kader partai politik. Namanya lebih dikenal sebagai aktivis organisasi dan relawan politik. Masuknya Ginka ke jajaran Komisaris Pertamina Retail dinilai mencerminkan semakin besarnya peluang bagi generasi muda untuk menduduki posisi strategis di lingkungan BUMN.
Namun, di sisi lain, penunjukan tersebut juga memunculkan ekspektasi agar ia mampu membuktikan kapasitasnya dalam menjalankan fungsi pengawasan serta mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
