PASER-korantimes.com-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Paser turun langsung ke lokasi kebakaran untuk menyerahkan 50 paket bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, dan alat tulis kepada masyarakat Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, Minggu (01/03/2026).

Beberapa hari sebelumnya, masyarakat Desa Muara Adang digemparkan oleh peristiwa kebakaran permukiman di RT 03. Kejadian tersebut bermula dari aktivitas anak-anak yang bermain petasan hingga percikan api menyambar kios penjual Bahan Bakar Minyak (BBM). Kejadian itu mengakibatkan 34 rumah terbakar, 11 rumah terdampak, serta menimbulkan kerugian lebih dari Rp9 miliar.

Menyikapi musibah tersebut, Ketua Cabang PMII Paser, Yarahman, bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Sosial guna mengantongi izin penggalangan donasi di kawasan Tana Paser dan sekitarnya untuk membantu para korban.

Dari hasil penggalangan dana, terkumpul Rp6.341.000 yang kemudian diwujudkan dalam bentuk paket sembako, alat tulis, serta puluhan kotak pakaian layak pakai hasil donasi masyarakat.

“Berkat dukungan dan kepekaan masyarakat Paser, kami dapat mengumpulkan donasi sebesar Rp6,3 juta serta puluhan kotak pakaian layak pakai,” ujar Yarahman.

Tak hanya menyerahkan bantuan logistik di posko, PMII Paser melalui Ketua Korps PMII Putri (KOPRI), Sumarni, juga memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) berupa pembagian makanan ringan kepada puluhan anak-anak yang menjadi korban maupun terdampak kebakaran.

Melihat situasi di lapangan, PMII Paser turut mengapresiasi sikap kemanusiaan seluruh pihak, baik pemerintah daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), maupun organisasi kemasyarakatan yang bersama-sama membangun semangat gotong royong membantu korban kebakaran.

READ  Polres Pamekasan Gelar Bakti Religi dan Bansos Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-79

“Kami sangat salut atas kepedulian semua elemen dalam membantu korban kebakaran, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat semua bekerja keras untuk membantu. Kami berdoa bagi korban agar diberi ketabahan, semoga kejadian ini tidak terulang kembali.” Tutup Yarahman.