PAMEKASAN,korantimes.com-Sobirin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur gelar serap aspirasi masyarakat melalui kegiata reses yang berlangsung di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pamekasan Jl. Agussalim No.20 Pamekasan. Sabtu,14 Februari 2026. Pukul 09.00 WIB.

Dalam acara reses masa sidang 2025 – 2026 dihadiri langsung Sobirin, Anggota DPRD dari fraksi Partai Golkar dapil Jatim,Imam Syafii Yahya, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pamekasan, serta pengurus dan undangan masyarakat Pamekasan.

Sobirin, Anggota DPRD Provinsi Jatim menyampaikan bahwa reses tersebut bukan hanya sekadar agenda formal, melainkan momen untuk mendengar langsung suara konstituen.

“Acara ini saya manfaatkan untuk mendengar langsung. Saya ingin tahu apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di Kabupaten Pamekasan,” kata Sobirin.

Politisi dari partai yang berlambang pohon bringini tersebut menyatakan bahwa dialog terbuka menjadi penting agar kebijakan yang diperjuangkan di parlemen selaras dengan kebutuhan masyarakat di daerah.

“Golkar sebagai partai tentu akan membantu pemerintah daerah agar setiap kebijakan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Acara reses yang dibuka dengan dialog, supaya aspirasi yang disampaikan bisa saya bawa dan perjuangkan di DPRD Jatim,”tegasnya.

Sementara, Imam Syafii Yahya, Ketua terpilih DPD Partai Golkar Kabupaten Pamekasan, menyampaikan bangga dengan kehadiran anggota legislatif dari partai yang berlambang Pohon Beringin dalam acara serap aspirasi.

“Jadi reses menjadi ruang penting bagi rakyat untuk menyuarakan kebutuhan dan harapan secara langsung kepada para wakil rakyat,”ungkapnya.

READ  KPU Pamekasan Libatkan Konten Kreator Sosialisasi Tahapan Pilkada 2024

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa Golkar tidak ingin memiliki jarak sedikitpun dengan masyarakat karena partai memiliki tujuan untuk menjadikan program pemerintah benar-benar berpihak pada kebutuhan nyata rakyat.

“Kita tidak ada jarak dan sekat dengan rakyat. Rakyat dari kalangan manapun bisa menyampaikan aspirasi kepada kami (Golkar),” lanjutnya.

Golkar, kata Imam Syafii, harus hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan, dan ikut mencarikan solusi.

“Reses seperti ini menjadi jembatan antara rakyat dan wakilnya. Bisa menangkap suara-suara akar rumput yang menjadi landasan dalam memperjuangkan program yang tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan publik,” ujarnya.