JAKARTA, KORAN TIMES – PT Pegadaian memperingati hari jadinya yang ke-124 pada 2025. Sejak didirikan pada 1901, perusahaan pelat merah ini terus mengukuhkan peran sebagai lembaga keuangan berbasis gadai yang menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi kebutuhan dana mendesak.
Ketahanan Pegadaian selama lebih dari satu abad dinilai tak lepas dari kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan yang diberikan kepada kami selama 124 tahun adalah fondasi yang sangat berarti dalam perjalanan panjang Pegadaian,” ujar Rinny Amelia Hadjoh, Pimpinan Wilayah Kanwil IX Pegadaian, Rabu (9/4/2025).
Perusahaan ini mengalami perkembangan signifikan dalam layanan dan produk. Salah satu tonggak penting terjadi pada 26 Februari 2025, ketika Pegadaian diresmikan sebagai Bank Bullion atau bank emas pertama di Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto. Transformasi ini memperluas cakupan layanan, dari sekadar pinjaman gadai menjadi institusi yang juga menyediakan pembiayaan haji, pembiayaan pendidikan, hingga produk investasi emas seperti deposito emas, tabungan emas digital, dan cicil emas.
Dalam menghadapi era digital, Pegadaian turut mengembangkan platform daring untuk menjangkau lebih banyak nasabah. Melalui aplikasi Pegadaian Digital, masyarakat dapat mengakses layanan seperti pengajuan pinjaman atau pembelian emas tanpa harus mengunjungi kantor cabang. Digitalisasi ini memperkuat posisi Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Tak hanya berfokus pada layanan keuangan, Pegadaian juga menjalankan peran sosial melalui dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Fasilitas pembiayaan yang mudah diakses dan berbunga rendah membantu pelaku UMKM mempertahankan usahanya, sekaligus berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja.
Menurut data internal perusahaan, produk-produk berbasis emas menjadi primadona dalam beberapa tahun terakhir. Selain karena nilainya yang cenderung stabil, emas juga dianggap sebagai salah satu instrumen investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi.
Memasuki usia ke-124, Pegadaian menyatakan tetap berpegang pada nilai-nilai dasar perusahaan: kepercayaan, transparansi, dan inovasi. Ketiganya menjadi pilar dalam menjaga relevansi Pegadaian di tengah dinamika kebutuhan masyarakat dan tantangan ekonomi nasional.

