JAKARTA,korantimes.com– Komunitas Cinta Bangsa atau KCB Jatim akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung RI, Jakarta besok, Jum’at (21/8/2026). Mereka bakal menuntut pembongkaran dugaan mafia bangku sekolah negeri di Jawa Timur.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Ketua KCB Jatim, Holik Ferdiansyah, mengatakan ada praktik jual beli bangku di sejumlah SMA dan SMK negeri di Jatim yang diduga melibatkan oknum pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

“Kami meminta Kejaksaan Agung RI segera menerbitkan Surat Perintah Tugas penyelidikan. Lalu memanggil dan memeriksa Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, serta Kabid Pembinaan SMA dan SMK Dinas Pendidikan Jawa Timur,” kata Koordinator KCB Jatim dalam keterangannya. Kamis (20/8/2026).

Holik Ferdiansyah, juga mendesak dilakukan audit investigasi terhadap nama-nama sekolah yang diduga menjadi sarang jual beli bangku.

Tak berhenti di Jakarta. Setelah aksi di Kejagung, KCB memastikan akan melanjutkan aksi serupa di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

“Dokumen yang kami serahkan ke Kejagung sama dengan yang akan kami serahkan ke Kejati Jatim,” ujarnya.

KCB menyebut sudah mengantongi data awal. Ada dua nama pejabat yang disorot.

“Ada pejabat Dinas Pendidikan berinisial F yang dari hasil penelusuran dan data yang kami miliki, dia diduga memiliki andil dalam dugaan jual beli bangku sekolah ini,” ungkapnya.

KCB menilai praktik jual beli bangku sekolah mencederai prinsip PPDB yang seharusnya transparan dan adil. Mereka berharap Kejagung tidak tinggal diam.

READ  Polres Pamekasan Gelar Upacara Hari Pahlawan Nasional

“Kami juga menyoroti adanya nama Z, yang merupakan pejabat ASN yang diduga menjadi pengepul dana proyek di Dinas Pendidikan Jawa Timur,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih dilakukan.