PAMEKASAN, korantimes.com– Pemandangan yang memprihatinkan kembali terlihat di ruang publik. Sejumlah remaja yang diperkirakan masih berusia sekitar 12–15 tahun tampak berkumpul di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Minggu (2/8/2026).

Pantuan wartawan di lapangan tersebut terlihat sekelompok anak usia lulusan sekolah dasar hingga awal SMP sedang berkumpul sambil merokok.

Mohamad Nur, Sekretaris LKNU Pamekasan, menyampaikan, keberadaan anak merokok tersebut menjadi perhatian serius karena terjadi di ruang terbuka yang ramai dikunjungi masyarakat.

Menurutnya, kondisi tersebut bukan lagi persoalan individu, melainkan sinyal melemahnya pengawasan terhadap perilaku berisiko pada anak dan remaja.

“Merokok pada usia dini merupakan faktor risiko berbagai penyakit tidak menular, seperti gangguan paru, penyakit jantung, hingga penurunan fungsi otak yang berdampak pada prestasi belajar,” Ungkap Mohamad Nur.

Selain itu, kata Mohamad Nur, paparan nikotin sejak usia anak dapat meningkatkan risiko ketergantungan yang akan terbawa hingga dewasa. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Pengingat bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya melalui aturan, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama. Orang tua perlu memperkuat pengawasan, sekolah meningkatkan edukasi bahaya rokok, pemerintah memperketat implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR), serta masyarakat tidak bersikap permisif terhadap anak yang merokok di ruang publik,”tukasnya.

Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, lanjut, Mohamad Nur maka Indonesia berisiko kehilangan bonus demografi akibat meningkatnya generasi muda yang terpapar perilaku adiktif sejak dini.

READ  Setelah Banyak Desakan, Akhirnya RSUD Smart Pamekasan Buka Layanan Cuci Darah Hari Minggu

“Sudah saatnya semua pihak bergerak bersama, karena menyelamatkan anak-anak dari rokok berarti menyelamatkan masa depan bangsa. Foto yang beredar hari ini bukan sekadar potret keseharian, melainkan sebuah alarm sosial yang seharusnya menggugah kepedulian seluruh elemen masyarakat,”bebernya.