PAMEKASAN, korantimes.com- Menu MBG Ikan bakar yang berulat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Yayasan Alhumaira Sejahtera kecamatan Waru dinilai akan menimbulkan gangguan pencernaan bila dikonsumsi.
Hal tersebut disampaikan oleh dr. Saiful selaku kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, pihaknya turut menyarankan agar jika ditemukan menu yang berulat sebaiknya jangan dikonsumsi.
“Makanan itu sudah terkontaminasi mikroorganisme, dan tentu tidak layak untuk dikonsumsi,” tegasnya. Jum’at (24/4/26).
Lebih lanjut dr. Saiful menambahkan, jika makanan tersebut terlanjur dikonsumsi, dampak yang paling mungkin terjadi adalah gangguan pada sistem pencernaan.
“Jika sudah dikonsumsi, biasanya akan menimbulkan gangguan pencernaan, jadi sebaiknya dihindari,” tambahnya.
Dinkes Pamekasan juga merekomendasikan agar dilakukan pengambilan sampel makanan untuk diuji di laboratorium. Langkah ini penting untuk memastikan penyebab kontaminasi serta mengetahui potensi dampaknya terhadap kesehatan.
“Perlu dilakukan uji laboratorium agar hasilnya bisa menjadi rekomendasi bagi dapur MBG sesuai temuan dan hasil pemeriksaan,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Koordinator Wilayah (Korwil) MBG di Pamekasan belum memberikan keterangan resmi terkait temuan menu berulat dari dapur Yayasan Alhumaira Sejahtera di Kecamatan Waru.
