SAMPANG, korantimes.com-Dalam rangka menyambut Hari Gizi Nasional ke-66, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di berbagai wilayah Indonesia menggelar kegiatan edukasi gizi di sekolah secara serentak di 1.800 titik lokasi.
Kegiatan nasional ini mengusung tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045” sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini.
Di Kabupaten Sampang, kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah kerja DPC PERSAGI Sampang dengan menggandeng SMPN 1 Torjun sebagai lokasi pelaksanaan. Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi aktif dosen Program Studi S1 Gizi Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa (UNT) Sampang, yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Pulau Madura yang memiliki Program Studi S1 Gizi.
Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara organisasi profesi, institusi pendidikan, dan satuan pendidikan dalam mendukung peningkatan literasi gizi di kalangan pelajar.
Fadean Stefany, S.Gz.M.Gz, selaku Kaprodi Program Studi S1 Gizi Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang yang sekaligus bertindak sebagai panitia dan PIC Zoom kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan edukasi gizi ini merupakan program yang sangat baik dan positif, terutama dalam menambah wawasan serta pemahaman gizi bagi anak-anak usia sekolah.
Ia menekankan bahwa edukasi gizi sejak dini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, baik dari aspek fisik, kognitif, maupun kesehatan jangka panjang.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan edukasi gizi seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan masif.
“Upaya ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak usia dini, yang pada akhirnya akan berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” Tukasnya.
Melalui sinergi lintas sektor dan edukasi yang berkesinambungan, diharapkan dapat terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

