PAMEKASAN,KORAN TIMES– Mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Polres Pamekasan Polda Jatim menggelar patroli Harkamtibmas secara intensif mulai Jumat malam hingga Senin dini hari, 6–9 Juni 2025.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto, menyampaikan kegiatan patroli bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga stabilitas kamtibmas, terutama pada masa liburan yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat, potensi balap liar, pesta miras, dan gesekan antarkelompok.
Selanjutnya, ia menjelaskan patroli Harkamtibmas dilakukan secara masif di seluruh wilayah hukum Polres Pamekasan Polda Jatim.
“Kami siagakan personel untuk memantau titik-titik rawan balap liar dan kerawanan lainnya,” tegas AKBP Hendra, Sabtu (7/6).
Upaya ini lanjut AKBP Hendra bukan sekadar penindakan, namun juga pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
“Dampak positif dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat, berupa tidak adanya balap liar serta meningkatnya rasa aman dan menurunnya potensi tindak kejahatan selama periode liburan,”imbuhnya.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus patroli rawan bali antara lain Jalan Trunojoyo, Jalan Jokotole dan Jalan Diponegoro – Kabupaten serta kawasan pemukiman dan pusat keramaian.
Petugas melakukan penyisiran, pemeriksaan kendaraan, edukasi kamtibmas, serta penggeledahan barang bawaan yang mencurigakan.
Sementara itu Kabag Ops Polres Pamekasan AKP Sahrawi, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pemetaan kerawanan sejak awal dan telah memploting kekuatan personel baik berseragam maupun berpakaian sipil.
“Kami ingin masyarakat bisa merayakan Idul Adha dengan nyaman, aman, dan tertib, tanpa gangguan dari oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.
Pihaknya, menjelaskan pada malam Minggu Polres Pamekasan dapat mengamankan 8 unit sepeda motor yang terindikasi akan melakukan balap liar.
“Semoga dengan penindakan ini menjadi efek jera bagi mereka dan pelaku balap liar lainnya. Serta berharap terciptanya situasi kondusif, dan terbangunnya kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan secara kolaboratif,”urainya.(*)

