JAKARTA,korantimes.com-Dirut PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, adalah seorang profesional yang juga dekat dengan lingkaran kekuasaan Prabowo. Pria kelahiran 3 Oktober 1979 di Kamasi, Tomohon, Sulawesi Utara, ini memiliki rekam jejak yang cukup lama di industri hulu migas.
Karirnya dimulai usai lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Kelautan pada 2003. Simon kemudian bergabung dengan perusahaan migas asal Tiongkok yakni China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) sebagai engineer di Blok South East Sumatera.
Puncak karirnya pada 2024, ketika Simon ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina menggantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mundur karena ingin fokus mendukung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam Pilpres 2024.
Selanjutnya, Simon ditunjuk menjadi Dirut Pertamina hingga saat ini. Selain aktif di dunia korporasi, Simon juga dikenal memiliki kedekatan dengan lingkaran politik khususnya dengan Presiden Prabowo. Simon adalah kader dan pernah menjabat sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra
Pada Pilpres 2024, Simon terlibat aktif sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional pasangan Prabowo-Gibran.
Sementara itu, mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs KPK yang diakses pada Selasa (16/6/2026), Simon melaporkan harta kekayaannya pada awal menjabat yakni 31 Desember 2024.
Dalam LHKPN KPK, Simon tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp33.330.000.000 (33,3 miliar). Harta kekayaan Simon terdiri dari aset dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas, maupun harta lainnya.
Khusus alat transportasi dan mesin, Simon diketahui mengoleksi motor BMW, Pajero Sport, Toyota Camry, Mazda Biante, hingga Toyota Alphard.
Sementara untuk tahun 2025-2026, Simon belum melaporkan total harta kekayaannya.
