PAMEKASAN,korantimes.com-Video susu diduga berulat dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Pamekasan viral di media sosial.

Kasus ini memicu kekhawatiran orang tua murid karena menyangkut kesehatan pangan bagi anak-anak sekolah.

Diketahui jika penyalur susu berulat dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Pamekasan.

Akan tetapi Kepala SPPG Kemala Bhayangkari Mohammad Ilham Efendy mengatakan, temuan dalam video itu belum dapat dipastikan berasal dari susu.

Pasalnya, rekaman diambil ketika cairan susu sudah berada di lantai.

Dia menjelaskan, pihaknya menerima laporan kejadian pada 14 April 2026 sekitar pukul 09:00 WIB melalui video yang beredar di grup sekolah.

Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung turun ke lokasi dengan membawa susu pengganti.

“Saya tanyakan terkait kejadian itu, apakah masih ada ulat atau bungkus susu yang ada di video tersebut. Ternyata sudah tidak ada jejak, entah itu bungkus atau cairannya sudah tidak ada,” ujarnya pada 17 April 2026.

Setelah dilakukan konfirmasi, katanya, kemasan susu itu tidak menunjukkan adanya kerusakan.

Artinya, tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan pada bungkusnya.

Pada susu yang sudah basi umumnya kemasan akan tampak mengembung, segel rusak, atau menunjukkan perubahan lainnya.