Jawa Timur— Menjelang Idul Fitri 2026 Dewan Pimpinan Pusat DPP Mahasantri Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial dengan menggelar kegiatan santunan bagi puluhan anak yatim dan ratusan kaum dhuafa di Sumenep.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya nyata dalam memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat di daerah Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Jumat, 20 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan anak yatim dan masyarakat kurang mampu menerima bantuan berupa santunan uang tunai serta paket kebutuhan pokok. Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan diisi dengan doa bersama, tausiyah singkat dan buka bersama dengan masyarakat sekitar yang menekankan pentingnya berbagi dan memperkuat ukhuwah.

Moh. Khairi selaku Ketua Umum DPP Mahasantri Indonesia dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial mahasiswa santri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian lebih.

“Kami ingin kehadiran Mahasantri tidak hanya dirasakan dalam ruang intelektual, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Santunan ini adalah bagian kecil dari komitmen kami untuk terus berbagi dan peduli,” ujar Khairi

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum tertentu, tetapi sebagai gerakan sosial yang konsisten.

“Gerakan sosial ini konsisten dilakukan tiap tahun utamanya pada momentum menjelang Idul fitri dan Idul Adha serta pada hari-hari besar nasional lainnya. Untuk penerima manfaat kita fokus kepada anak yatim, para janda-duda, serta masyarakat yang sakit dan tidak bekerja.” Ucap Khairi.

READ  PMII Paser Salurkan Bantuan dan Dukungan Psikososial bagi Korban Kebakaran Muara Adang

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang merasakan langsung manfaatnya. Mereka berharap aksi kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi berbagai elemen pemuda lainnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan Doa untuk Bangsa, Buka Bersama dan Santunan Yatim-Dhuafa yang bertajuk “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Bangsa melalui Doa dan Peduli Sesama,” DPP Mahasantri Indonesia menegaskan perannya sebagai agen perubahan yang tidak hanya fokus pada pengembangan intelektual, tetapi juga aktif dalam membangun nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.