JAKARTA, korantimes.com – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan bahwa panen raya di Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjadi sebuah harapan para petani, dimaknainya saat menghadiri kegiatan panen tersebut.

“Kegiatan ini tidak hanya memanen hasil tapi juga harapan. Harapan bahwa anak petani dapat sekolah tinggi, harapan bahwa harga tidak lagi mempermainkan keringat para petani. Dan harapan bahwa Jakarta dan Cianjur tumbuh bersama,” kata Rano Karno di Cianjur Kamis (12/2/2026).

Ia menyampaikan, panen raya di lahan seluas 150 hektare ini merupakan tindak lanjut kolaborasi antara PT Food Station Tjipinang dengan PT Tunas Bumi Emas Lestari yang terjalin pada 2025 kemarin.

“Jakarta dipenuhi gedung-gedung tinggi, tetapi kami sepenuhnya sadar, akarnya tetap di tanah. Tanah yang ditanami, dirawat dan dipanen dengan doa,” jelas Rano Karno.

Menurutnya, kerja sama ini lahir dari kesadaran sederhana bahwa ketahanan pangan tidak dibangun dengan wacana, tetapi dengan keberanian kerja sama.

“Kerja sama ini akan berdampak langsung menjaga pasokan, harga di pasar dan membuat petani tersenyum. Melalui kerja sama seperti ini, diharapkan bisa membangun jembatan yang kokoh antara lumbung dan pasar,” tambahnya.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), Dodot Tri Widodo menjelaskan, dari total luasan lahan 150 hektare sekitar 100 diantaranya ditanami benih beras varietas IR 64 dan Inpari 32. 50 hektare lainnya ditanami benih padi varietas Pandan Wangi.

READ  Profil Purbaya Yadhi Sadewa, Menkeu Baru Pengganti Sri Mulyani

Lanjut dijelaskannya, kerja sama yang telah dilakuan bisa ditingkatkan lagi melalui perluasan lahan. Khususnya, perluasan lahan yang diperuntukkan bagi varietas Pandan Wangi.

“Karena ini ada market-nya, baik di Jakarta, Bali dan daerah tertentu. Jadi insyaallah kita akan lebih tingkatkan lagi agar Cianjur menjadi salah satu kabupaten lumbung padi di Jawa Barat dan Indonesia,” tutupnya.