PAMEKASAN,korantimes.com-Anggaran belanja makanan dan minuman rapat sangat fantastis di dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan mencapai Rp146.335 setahun.
Anggaran tersebut tercantum di sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) Pemkab Pamekasan. Paket dengan nama belanja mamin kegiatan atau harian itu juga diperuntukkan selama 12 bulan.
Anggaran ratusan juta tersebut dibagi menjadi 7 paket. Setiap paket tertera kode rencana umum pengadaan (RUP). Sementara pemanfaatan anggaran tersebut mulai Januari 2026 sampai Desember 2026. Sumber anggaran dari APBD Pamekasan. Metode pemilihan pengadaan langsung.
Anggaran mamin di Disdikbud tersebut mendapat respon dari banyak pihak, diantaranya dari aktivis Forum Kajian Kebijakan Publik (FKKP) Pamekasan. Sipul selaku koordinator menilai APBD banyak terkuras untuk anggaran Mamin.
Dia meminta Pemkab Pamekasan tidak sembarangan memproyeksikan anggaran. Alokasi anggaran yang disiapkan harus dilakukan rasionalisasi.
“Penggunaan anggaran tersebut harus sesuai dengan rencana program yang dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pamekasan,” tandasnya. Selasa (3/2/2026).
Upaya wartawan mendapatkan keterangan tambahan dari para pihak tidak membuahkan hasil.
Sebab, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan tidak bisa dimintai keterangan. Yang bersangkutan tidak merespons saat dihubungi koran ini.

