JAKARTA,korantimes.com-Komitmen Hendra Carabao dalam mendukung regenerasi atlet biliar Indonesia terbukti nyata melalui program Carabao Junior Open yang telah berjalan selama 3 season dengan jangkauan luar biasa.

Dimulai pada tahun 2023, Carabao Billiards Indonesia mengadakan turnamen Junior Open 9 Ball. Sebanyak 8 seri untuk pemain junior hingga usia 18 tahun yang berkeliling ke berbagai provinsi di Indonesia.

Season pertama ini merupakan yang pertama kali diadakan di Indonesia dengan format series dan sistem ranking point.

“Kami berkomitmen penuh untuk regenerasi atlet biliar Indonesia. Carabao Junior Open bukan sekadar turnamen, tetapi wadah pembibitan atlet masa depan,” ujar Hendra Carabao.

Season kedua di tahun 2024 hadir dengan 7 seri yang juga berkeliling ke berbagai kota di Indonesia seperti Medan, Jakarta, Tangerang Selatan, Bandung, Surabaya, Batu, hingga Batam, membuktikan konsistensi Carabao dalam mengembangkan talenta muda biliar.

Puncaknya, pada September 2025, Carabao Junior Open naik level menjadi turnamen berskala internasional dengan total hadiah Rp100 juta dan gratis biaya pendaftaran, digelar di Kota Batu sebagai pusat berdirinya Carabao Billiards, menjadikannya turnamen junior internasional pertama di Indonesia dengan hadiah spektakuler.

Turnamen internasional ini berhasil menarik 165 peserta junior dari berbagai negara dan berhasil
dimenangkan oleh Robi dari Club Golden Break Pekanbaru, menunjukkan kesuksesan program pembinaan ini.

“Dengan hadiah sebesar itu dan gratis pendaftaran, kami ingin memastikan tidak ada hambatan finansial bagi atlet muda berbakat untuk berkompetisi. Ini adalah investasi kami untuk masa depan biliar Indonesia,” tegas Hendra Carabao.

READ  Disporapar Pamekasan Gencar Berikan Pembinaan dan Pelatihan Pengembangan wisata

Dari program Carabao Junior Open ini, terbentuklah komunitas junior yang solid tersebar di berbagai daerah Indonesia. Atlet-atlet seperti Albert Januarta, Made Aby, Robi, Irsyad, Jose, Raffi, Abel, dan banyak lainnya adalah produk dari program pembibitan ini yang kini telah berkompetisi di tingkat internasional.

“Program ini akan terus kami jalankan selama 5 tahun ke depan. Kami ingin mencetak lebih banyak juara dunia dari Indonesia,” tutup Hendra Carabao dengan penuh determinasi.